Category Archives: Lari Marathon

Triyaningsih Dijagokan Rebut Tiket Olimpiade London 2012 Di Lomba Marathon

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menargetkan dua nomor untuk lolos kualifikasi Olimpiade 2012 di London, September mendatang. Kedua nomor tersebut adalah maraton dan lompat jauh. “Pada nomor maraton, Triyaningsih dan pada nomor lompat jauh Maria Londa,” kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB PASI Boedi Darma Sidi kemarin.

Semula PB PASI juga menargetkan nomor lari estafet untuk bisa lolos Olimpiade. Namun atlet andalan pada nomor estafet, Franklin Burumi, mengalami cedera yang cukup parah sehingga ia harus dioperasi. Boedi mengakui bahwa cederanya peraih dua medali emas di SEA Games XXVI itu membuat kondisi tim nasional estafet menjadi timpang. “Karena Franklin cedera kami tidak lagi menargetkan pada nomor estafet,” kata Boedi.

Hingga kini belum ada satu atlet pun yang sudah lolos kualifikasi olimpiade London. Sebanyak 13 atlet masih akan mengikuti dua kali kualifikasi agar bisa lolos ke Olimpiade London.

Kualifikasi tahap pertama akan dilangsungkan pada 8-14 Mei di kejuaraan Asian Grand Prix Atletik di Thailand. Kualifikasi tahap kedua yaitu pada turnamen atletik Taiwan Open, yang akan diselenggarakan pada 26-27 Mei mendatang. “Dari dua kejuaraan tersebut, akan kami seleksi 13 atlet itu,” kata Boedi.

Atlet yang ikut proses kualifikasi antara lain Maria Londa pada nomor lompat jauh dan lompat jangkit; Fadlin, Farel Oktaviandi, Fernando Lumain, Iswandi, dan Safwaturrahman pada nomor estafet dan perorangan; Triyaningsih pada maraton; Rini Budiarti pada lari halang rintang; Dedeh Erawati pada nomor lari gawang 100 meter; serta Agus Prayogo pada lari 5.000 meter.

Setelah dua kejuaraan tersebut, PB PASI akan melakukan evaluasi terhadap ketiga atlet itu. Dari hasil pada dua kejuaraan tersebut kemudian akan diseleksi siapa yang pantas masuk Olimpiade. “Dari 13 orang tersebut, nanti akan ada yang terdegradasi,” Boedi menambahkan.

Atlet-atlet yang lolos pada tahap evaluasi atau tidak terdegradasi kemudian akan diikutsertakan pada kejuaraan di Eropa pada awal Juni nanti. Inilah yang akan menjadi tahap akhir kualifikasi. Adapun batas akhir pendaftaran Olimpiade adalah 7 Juli 2012.

Pelari Pelari Asal Kenya Mendominasi Perlombaan Bali Marathon 2012

Pelari Kenya bernomor dada 3, Lilan Kennedy Kiproo, membuktikan kehebatan kakinya dalam lomba lari BII Maybank Bali Marathon dengan menempuh rute sejauh 42,195 kilometer di Gianyar, Bali, 22 April 2012. Ia menoreh catatan waktu 02:16:54 dan berhak menerima hadiah sebesar US$ 20 ribu.

Pelari Kenya lainnya berada di urutan kedua, Luke Kipkemoi Chelimo, dengan catatan waktu 02:17:00 dan meraih hadiah US$ 15 ribu. Urutan ketiga pun diraih pelari Kenya, Wilson Chepkwony, dengan waktu 02:18:23 dan meraih US$ 10 ribu.

Di bagian putri, Kenya juga mendominasi lewat pelari Winfridah Kwamboka (2:42:48) disusul Elizabeth Jeruiyot (02:43:35). Adapun urutan ketiga ditempati pelari Kanada, Kari Elliot (03:07:13). Hadiah untuk pelari putri persis sama dengan pelari putra. Hadiah diserahkan oleh Presiden Direktur BII Dato’ Khairussaleh bin Ramli dalam award ceremony di Race Central, Bali Safari & Marine Park, Gianyar.

Adapun untuk maraton kategori Indonesia putra dimenangkan oleh IG Gede Karangasem (02:38:39), disusul oleh M. Ishari (02:51:19) dan Novi Gunawan (03:11:33) di urutan kedua dan ketiga. Para pemenang itu masing-masing mendapat US$ 3.500, US$ 2.000, dan US$ 1.000. Adapun pada bagian putri dimenangkan oleh Supriati Sutono (03:07:50), di urutan kedua Erni Ulatningsih (03:11:28), dan Novita Andriyani (03:39:44) di tempat ketiga.

BII Maybank Bali Marathon yang mengusung tema “Push Your Limit” ini dilaksanakan pada pukul 05.00 WIT, dengan garis start dan finis di Bali Safari & Marine Park, Gianyar. Acara ini diikuti lebih dari 2.000 pelari profesional dan penggemar olahraga lari.

Kategori yang dilombakan full marathon 42,195 kilometer dan half marathon 21,0975 kilometer, dan 10 kilometer (10 K). Masyarakat sekitar Gianyar menyambut dan menyemangati para pelari yang melintasi rute BII Maybank Bali Marathon.

Lomba ini telah mendapatkan sertifikasi dari International Measurement Certificate number INA2012/009, baik untuk full marathon, half marathon, dan 10 K dari Association of International Marathons and Distance Races (AIMS) dengan International Measurement Administrator Dave Cundy, yang memiliki grade A IAAF-AIMS course measurer.

Daftar Pemenang Bali Marathon 2012 Beserta Catatan Waktunya

Pelari maraton asal Kenya, Lilan Kennedy Kiproo menjuarai BII Maybank Bali Marathon di Gianyar, Minggu (22/4/2012) dengan catatan waktu dua jam, 16 menit dan 54 detik. Dia berhak menerima hadiah sebesar USD 20.000 yang diserahkan oleh Presiden Direktur BII Dato’ Khairussaleh bin Ramli dalam award ceremony di Race Central, Bali Safari & Marine Park, Gianyar.

Di bagian putra ini, dua pelari Kenya lain, Luke Kipkemoi dan Wilson Chepkwony, menyentuh garis finis kedua dan ketiga. Wilson mencatatkan waktu 02:17:00, sedangkan Wilson 02:18:23 jam.

Di bagian putri, pelari Kenya lain Winfridah Kwamboka dan Elizabeth Jeruiyot, menyentuh garis finis pertama dan kedua. Winfridah menyentuh garis finis dengan catatan waktu 02:42:48, sedang Elizabeth mencatatkan waktu 02:43:35.

Tempat ketiga diraih pelari asal Kanada, Kari Eliot dengan waktu 03:07:13 jam.

Sebagai juara, Kiproo dan Kwamboka berhak atas hadiah uang masing-masing 20.000 dollar AS.

Khusus untuk kategori pelari Indonesia, pelari asal Karangasem, IG Gede dengan catatan waktu 02:38:39 atau terpaut hampir 12 menit dari Lilan Kennedy Kiproo yang menjuarai maraton terbuka.

Finis kedua dan ketiga ditempati pelari M Ishari (02:51:19) dan Novi Gunawan yang waktu tempuhnya di atas tiga jam, tepatnya 03:11:33.

Di bagian putri, pelari kawakan Supriato Sutono menyentuh finis pertama dalam waktu 03:07:50, diikuti Erni Ulatningsih (03:11:28) dan Novita Andriyani (03:39:44).

Pelari asal Afrika mendominasi lomba lari BII Maybank Bali Marathon 2012 di Gianyar, Bali, Ahad (22/4). Lomba lari marathon terbesar di Indonesia ini dibagi dalam tiga kategori, yakni Full Marathon berjarak 42 kilometer, Half Marathon yang berjarak 21 km, dan 10-K yang berjarak 10 km.

Lomba lari marathon pertama ini diikuti lebih dari 2.000 peserta dari Asia, Australia, Eropa, Afrika. Satu di antaranya adalah Juara Dunia Marathon 2007 yang juga juara Singapore Marathon 2008 dan 2009, Luke Kibet, asal Kenya. Ada juga Sue dan Andrew O’Brien, pasangan suami istri pelari dan motivator dari Australia yang pernah bersama-sama mengikuti delapan lomba marathon di delapan negara dalam delapan minggu.

Luke Kibet tampil sebagai juara kategori Half Marathon. Ia menyelesaikan lomba kurang dari 40 menit. Sedang kategori 10-K disabet rekan Kibet, yakni Ones Musmundi. Kemenangan Kenya lengkap sudah dalam lomba lari ini setelah Kennedy Kiful menjuarai Full Marathon. Kennedy pun berhak membawa hadiah uang sebesar Rp200 juta. Di bawah masing-masing juara terdapat pelari-pelari Afrika lainnya.

Sementara para pelari dalam negeri harus mengakui ketangguhan para pelari luar negeri. Tak satupun pelari lokal yang meraih gelar. Berbeda dengan lomba lainnya, seluruh peserta yang mencapai garis finis, tetap mendapat medali sebagai penghargaan atas partisipasi mereka di lomba lari ini.

Sebagian peserta mengaku kesulitan menjalani lomba lari ini. Selain rute medan yang banyak menanjak, juga terik cuaca sangat menguras tenaga para peserta. Namun umumnya mereka puas bisa mengikuti lomba ini, dan berjanji akan kembali mengikuti lomba di tahun mendatang

Juara dunia lari marathon tahun 2007, Luke Kibet, akan meramaikan “BII Maybank Bali Marathon” yang diselenggarakan PT Bank Internasional Indonesia dan untuk pertama kalinya diselenggarakan di tanah air pada 22 April 2012.

“Kami senang melihat animo para pendaftar baik pelari profesional maupun umum. Hal ini juga berkat dukugan rekan-rekan penggemar olah raga lari beserta komunitasnya, baik dalam maupun luar negeri yang menyampaikan informasi kepada rekan-rekannya secara luas,” sebut Pjs Direktur Utama BII, Rahardja Alimhamzah di Jakarta, Kamis.

BII telah membuka pendaftaran secara online sejak 16 Desember 2011. Di antara pendaftar terdapat pelari profesional asal Kenya, Luke Kibet. Ia juga pemenang Singapore Marathon tahun 2008 dan 2009.

Di samping itu juga terdapat Sue dan Andrew O’Brien, pasangan suami istri pelari dan motivator dari Australia yang pernah bersama-sama mengikuti delapan lomba marathon di delapan negara dalam delapan minggu.

Sejak 8 Maret 2012 BII memperluas akses pendaftaran secara manual di 10 kantor cabang, termasuk KC MH Thamrin, Junada dan Fatmawati (Jakarta), KC Martadinata (Bandung), KC Pemuda (Surabaya), KC Basuki Rahmat (Malang), KC Pemuda (Semarang), KC Ahmad Yani (Balikpapan), KC Kaliurang (Yogyakarta), dan KC Makassar.

Dalam penyelenggaraan kegiatan itu, BII dikabarkan mendapat dukungan dari Pemkab Gianyar, Pemkot Denpasar, dan Pemprov Bali, selain induk organisasi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).

Sandiaga Uno Akan Lari Marathon Dari Bali Hingga Paris Untuk Para Pedagang Kaki Lima dan Sumbang 40 Juta Untuk Tiap Kilometernya

Setelah berhasil mengangkat Maskapai Mandala Airlines dari keterpurukan, Sandiaga Salahuddin Uno pengusaha Muda terkaya ke-37 di Indonesia versi majalah Forbes bertekat ingin juga mengangkat para Pedangang Kaki Lima (PKL).

Untuk mewujudkan hal itu, dirinya rela lari maraton ‘hingga’ Paris, Perancis melalui program Berlari untuk Berbagi (BuB).

“Saya melihat banyak sekali PKL yang diusir oleh petugas. Saya sering melihat mereka kalau sedang lari pagi 1-2 jam. Ada yang jam 5 subuh baru mau siap-siap pulang, ada yang mulai menggelar dagangannya. Mereka ini selalu struggling dan tak pernah bisa naik kelas, selalu mentok di level tertentu,” kata Sandi dalam jumpa pers Berlari untuk Berbagi di Driving Range, Senayan, Jakarta, Minggu (8/4/2012).

Sandi yang sudah aktif memperhatikan dunia UMKM di awal tahun 2000, tergerak untuk melakukan sesuatu untuk para PKL ini. “Kalau kita tidak bantu dan memberi sentuhan pada keterampilan mereka, mereka akan jadi beban bagi bangsa ini, bukannya aset,” ujarnya.

Untuk itu, demi dapat memberikan sesuatu agar para PKL ini dapat naik kelas dan tidak mentok di level tertentu, Mantan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang UMKM dan Koperasi ini bersama rekan-rekannya akan ikut serta dalam program ‘Berlari untuk Berbagi’ yakni lomba maraton Paris dan Bali yang akan berlangsung pada April 2012.

Melalui program yang diprakarsai oleh Sandi sejak 2009, ia dan 27 rekan bisnisnya akan mengikuti lomba lari maraton di kedua kota tersebut, setelah tahun lalu mereka berpartisipasi di ajang Maraton Gold Coast (Australia) dan New York (Amerika).

Tak sekadar menjadi peserta lomba, Sandi dan rekan-rekannya itu akan mengumpulkan dana dalam program bertajuk ‘Berlari untuk Berbagi’ (BuB) itu. Caranya, di setiap kilometer yang ditempuh oleh Sandi, ia menawarkan kepada individu dan perusahaan untuk memberikan donasi sejumlah nilai tertentu kepada yayasan yang dipilih.

Dari setiap kilometer yang disumbangkan tersebut, pemilik Saratoga Group itu menggandakan seluruh donasi yang telah disumbangkan hingga menjadi dua kali lipat untuk kemudian disumbangkan kepada yayasan yang ditunjuk oleh donatur bersangkutan.

Untuk acara maraton Paris dan Bali ini BuB menggandeng Yayasan Karang Widya (The Learning Farm), sebuah organisasi nirlaba untuk mengatasi kurangnya keterampilan, kesempatan, dan harapan di kalangan pemuda rentan di Indonesia.

“Program (BUB) ini terutama ditujukan bagi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Saya melihat banyak sekali pedagang kali lima yang diusir
oleh petugas. Maka dari itu, dengan program ini saya berharap bisa membantu mereka,” katanya.

Tidak disebutkan berapa rencana dan target donasi yang akan dicapai program BUB pada lomba maraton Paris dan Bali tersebut. Sebagai pembanding, saat mengikuti maraton New York di bulan November lalu, pemilik Saratoga dan Recapital ini mendonasikan Rp 40 juta untuk tiap kilometer yang ditempuh pelari.

Maraton Paris akan digelar pada 15 April, sedangkan Maraton Bali pada 22 April 2012.

Suwandi Pelajar SMAN 3 Berhasil Menjadi Juara Lari Jalan Raya Di Padangsidempuan

Suwandi, pelajar SMAN 3 tampil sebagai juara dari kategori putra, pada lomba lari jalan raya yang digelar di Padangsidempuan, Minggu (8/1). Mencatat waktu terbaiknya 36 menit 42 menit. Posisi kedua ditempati Lahmuddin dengan catatan waktu 38,22 menit, dan diikuti Ahkyar pelajar SMK Kampus dengan catatan waktu 38,45 menit.

Untuk kategori lomba putri, Annis Mardiah Harahap dari SMPN 7 tampil sebagai juara dengan catatan waktu 48,22 menit, kemudian di posisi kedua ditempati oleh Novita Sitompul (SMPN 7) dengan waktu 48,57 menit, sedangkan Nurliani (SMPN 7) hanya mampu menempati urutan ketiga dengan catatan waktu 49,11 menit.

Ketua Panitia lomba Sarumsyah memaparkan perlombaan ini dilaksanakan guna mencari bibit atletik 10K yang terbaik mengingat kota Padangsidimpuan merupakan gudang atletik di Propinsi Sumatera Utara. “Selain mencari yang terbaik, lomba lari 10 K ini juga menjadi ajang seleksi, serta pembinaan bagi atlet muda yang berprestasi, sehingga mereka mampu meningkatkan kemampuannya,” ungkapnya.

Dalam perlombaan ini, panitia menyediakan piagam dan dana pembinaan mulai dari Rp 1.000.000 bagi juara pertama, Rp 750.000 juara kedua, Rp 500.000 untuk juara ketiga dan juara ke empat mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp 300.000. Sedangkan juara ke lima s/d ke delapan masing-masing mendapatkan Rp 200.000 untuk putra dan putri. Tampil dalam penyerahaan hadiah diberikan oleh Kasi Olahraga dan prestasi Dinas Pemuda Olahraga Ali Imron Harahap,SH dan Ketua Koni Daulat Siregar.

Miyasaka Emiri Miss Universe Jepang Akan Ikuti Lomba Lari Bali Marathon

Miss Universe Jepang 2009, Miyasaka Emiri akan ikut ambil bagian dalam lomba lari marathon “Bali International Sport Week”. Ketua Penyelenggara “Bali International Sport Week” (BISW), Ida Bagus Antara di Nusa Dua, Rabu mengatakan, Miyasaka Emiri sudah memastikan akan ikut berlomba pada jarak lima kilometer.

“Dia sudah konfirmasi kepada panitia akan turun pada lomba kategori lima kilometer,” katanya.

Dikatakan, ajang lomba lari marathon dibagi dalam tiga kategori, yaitu jarak tempuh lima kilometer (km), 10 km dan 21 km.

“Lomba tersebut akan diikuti sekitar 1.000 pelari dari Indonesia dan internasional. Ajang ini juga salah satu dari agenda yang kini telah memasuki ke delapan kali,” kata Antara yang didampingi Direktur Utama Pengembangan Pariwisata Bali (BTDC) Made Mandra dan Ketua Umum NDF I Gusti Ketut Purnaya.

Ia mengatakan, kegiatan lari marathon tersebut dijadwalkan dilepas oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Malaranggeng untuk kategori 21 km. Sedangkan untuk kategori lari 10 km, kata dia, akan dilepas Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan lari lima kilometer oleh Kapolda Bali Irjen Pol Hadiatmoko.

“Start lari marathon ini dilakukan di kawasan Nusa Dua dengan menempuh jarak sepanjang By Pass Ngurah Rai dan finish kembali di kawasan wisata internasional tersebut,” jelas lelaki asal Desa Sanur, Denpasar ini.

Ditanya kehadiran pelari papan atas nasional, seperti Triasningsih, Johan Jauhari, kata dia, pihak panitia sudah mengundang para pelari tersebut.

“Kita tunggu konfirmasi dari mereka untuk keikutsertaan pada lari marathon yang digelar setiap tahun ini. Biasanya mereka sehari menjelang pelaksanaan baru konfirmasi kepastiannya ikut turun, seperti yang terjadi tahun lalu,” ucapnya.

Antara mengatakan, selain pelari nasional dan internasional akan berpartisipasi pada lomba tersebut, juga peserta lokal juga akan turun, di antaranya dari pelari umum, pelajar, mahasiswa, Polri dan TNI.

“Kami sudah mengundang peserta lokal, yaitu dari kalangan pelajar, mahasiswa dan Polri/TNI,” katanya

Bank BII Ajak Masyarakat Ikut Lomba Marathon Internasional (BII Maybank Bali Marathon) Di Bali Pada Bulan April 2012

PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) menyelenggarakan acara lari full marathon internasional dengan jarak 42,195 kilometer di Bali pada 22 April 2012 yang dapat diikuti oleh perorangan maupun beregu. Acara untuk mengajak masyarakat peduli gaya hidup sehat ini juga melombakan lari kategori half marathon (21,0975 kilometer) dan 10 kilometer.

BII ingin mengajak masyarakat untuk selalu memiliki semangat juang dan berusaha semaksimal mungkin dengan melakukan yang terbaik dalam mencapai tujuan. BII Maybank Bali Marathon diselenggarakan sejalan dengan makin tingginya kepedulian masyarakat atas gaya hidup sehat melalui olahraga teratur dan melakukan upaya terbaik dalam menyelesaikan target serta berpikir positif untuk selalu berusaha menembus tingkat kemampuan kita (push the limit).

“Kami mengadakan BII Maybank Bali Marathon yang bertema“Push Your Limit” untuk mengingatkan masyarakat atas semangat juang yang tidak pernah putus hingga menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan. Hal ini sesuai dengan semangat marathon karena setiap runner dihadapkan pada tantangan untuk menaklukan jarak tempuh yang panjang,” kata Rahardja Alimhamzah, Acting President Director BII.

BII Maybank memilih dan menetapkan Bali sebagai lokasi terbaik untuk BII Maybank Bali Marathon. Selain merupakan daerah wisata dengan pemandangan indah, Bali merupakan daerah wisata terkemuka dengan jumlah pengunjung wisata sebanyak 2,75 juta per tahun. BII Maybank juga menghadirkan event marathon yang berbeda, sehingga event marathon ini akan menjadi ajang atletik dengan sentuhan budaya Bali. Disamping itu, Bali juga memiliki infrastruktur pendukung yang dibutuhkan, termasuk hotel bandara, tujuan wisata populer dan beberapa hal lain. Event marathon ini akan menjadi salah satu bagian dari promo turisme Indonesia.

BII Maybank Bali Marathon dikelola secara profesional dan didukung oleh beberapa runner yakni Barbara Oravetz, Mark Clay, dan Finna Huang yang memiliki concern bagi pengembangan olahraga lari sebagai bagian hidup sehat serta berpengalaman dalam menyelenggarakan event lomba marathon. Dalam BII Maybank Bali Marathon ini, setiap pelari akan mendapatkan timing chip untuk dapat mengukur personal record dari masing-masing pelari. Sistem registrasi yang akan digunakan memakai teknologi standar internasional yaitu pelari dapat melakukan registrasi online. Hal ini tentunya akan memudahkan pelari-pelari dari berbagai negara untuk dapat melakukan registrasi dengan mudah.

Untuk memberikan info lengkap dan terkini kepada masyarakat tentang program ini, BII Maybank Bali Marathon juga meluncurkan website http://www.balimarathon.com agar masyarakat dapat ikut berpartisipasi dan saling berdiskusi tentang ajang marathon ini.

Setelah sekian tahun terakhir tidak diselenggarakan event lari full marathon internasional di Indonesia, PT Bank Internasional Indonesia Tbk telah menyiapkan BII Maybank Bali Marathon. Ini merupakan event lari full marathon dengan skala dan standar internasional yang dapat diikuti oleh perorangan maupun beregu dari berbagai negara. Dalam event ini kelak akan dilombakan pula kategori half marathon dan 10K.

BII Maybank Bali Marathon nantinya bisa diikuti 3000 hingga 3500 peserta. Dipilihnya Bali sebagai lokasi penyelenggaraan adalah karena alam dan budayanya yang indah dan infrastrukturnya juga telah memenuhi syarat. Pada penyelenggaraannya nanti rute yang dipilih mulai dari Kabupaten Gianyar hingga ke Denpasar dengan total jarak sejauh 42, 195 Km. Sepanjang rute ini para peserta akan melalui jalan utama, perkampungan penduduk, sawah, serta juga ada penari Bali yang siap menyemangati. Rute ini adalah salah satu kelebihan dari BII Maybank Bali Marathon.

BII Maybank Bali Marathon, yang mengusung tema “Push Your Limit”, adalah cara dari BII untuk mendukung pola hidup sehat melalui olahraga. Guna menyukseskannya, BII berkolaborasi dengan Barbara Oravets, Mark clay, dan Finna Huang yang memiliki perhatian tinggi pada pengembangan olahraga lari sebagai gaya hidup. Mereka pun telah berpengalaman untuk menyelenggarakan event serupa.

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk mengikutinya silakan registrasi melalui http://www.balimarathon.com. Selain itu, sebuah komunitas penyuka lari, Indo Runners, juga akan menggelar Road to Bali Marathon mulai Januari 2012. Di sini Anda bisa menyiapkan fisik dan mental bersama para penyuka lari agar siap menghadapi lomba BII Maybank Bali Marathon pada bulan April 2012 mendatang. Info lebih lengkap tentang Indo Runners, silakan buka di group-nya di Facebook.

Para penggemar marathon atau lari 10 K masih memiliki waktu cukup untuk mempersiapkan diri mengikuti BII Maybank Bali marathon pada 22 April 2012.

PT Bank International Indonesia Tbk (BII) akan mencoba mengisi vakumnya kegiatan loma lari bersakala internasional di Pulau Dewata. Kebesaran nama bali serta besaran prize money diharap akan mengundang banyaknya peserta baik dari luar negeri mau pun para pelari lokal.

“Untuk prize money, kami akan menyediakan hadiah pertama sebesar sekitar 20 ribu dolar AS. Sementara untuk juara half marathon, tersedia hadiah 10.000 dolar AS,” kata Rahardja Alimhamzah, Acting President Director BII di Jakarta, Jumat (9/12).

Lomba Bali marathon ini akan dibagi dalam 3 kategori, yaitu full-marathon (42.195 kilometer), half marathon (21.0975 km) serta 10 K.

“Kami mengambil tema ‘Push Your Limit’ yang meyiratkan semangat tidak pernah putus asa dalam menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan. Semangat runner untuk menjawab tantangan menaklukkan jarak tempuh yang panjang diharap dapat juga menjadi landasan semangat masayarakat,” kata Rahardja.

Pihak panitia memperkirakan ajang ini akan diikuti 3000 hingga 3500 peserta baik dari dalam mau pun luar negeri. “Peserta akan kami bagi sesuai 3 kategori di atas dan akan menempuh rute antara Gianyar hingga Denpasar,” kata Satryo Wibisono, Head of Legal BII.

Untuk memperlancar lomba, panitia penyelanggara akan dibantu beberapa pelari marathon ekspatriat Jakarta seperti Barbara Oravetz, Mark Clay dan Finna Huang.

Mark Clay yang baru saja mengikuti lomba marathon di Hawaii mengatakan ajang Bali marathon ini menjadi menarik karena melewati jarak tempuh dengan pemandangan indah khas Bali. “Udara panas dan jarak tempuh akan merupakan bagian dari pengalaman dan petualangan yang sangat berharga,” kata Clay.

Sementara Barbara Oravetz mengatakan rute dan medan yang ditempuh akan menyerupai lomba marathon terkenal Boston. “First half akan merupakan medan yang flat, datar. Tetapi kemudian medan akan naik turun dan berbukit,” kata Oravetz.

Kunci utama bagi Clay dan Oravetz adalah persiapan. “Lari 3-4 kali seminggu tentunya akan sangat membantu.”

So, Bli, prepare your self.

Daftar Pemenang Bali Marathon Beserta Catatan Waktunya

Lari Marathon, Triathlon dan Bersepeda Terlalu Sering Bisa Merusak Jantung

Berbagai literatur menyebutkan, melakukan aktivitas fisik (olahraga) secara teratur sebagai cara terbaik dalam menjaga agar tubuh tetap dalam kondisi fit. Namun ada beberapa jenis olahraga yang tampaknya harus Anda waspadai karena justru bisa berdampak buruk buat kesehatan.

Sebuah riset terbaru mengklaim, orang yang secara teratur mengambil bagian dalam program latihan ketahanan ekstrem seperti maraton, triathlon dan sepeda gunung berisiko mengalami kerusakan jantung.

Para peneliti dari University of Melbourne di Australia telah mengamati 40 atlet yang semuanya mengambil bagian dalam kegiatan kompetitif (latihan ketahanan). Peneliti menemukan bahwa para atlet yang sering melakukan latihan ketahanan cenderung menunjukkan tanda-tanda kerusakan di ventrikel kanan jantung.

Mereka juga menemukan kerusakan pada jantung akan terjadi setelah para atlet melakukan perlombaan marathon seminggu penuh. Bahkan, lima dari 40 atlet tersebut (13 persen) menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang lebih permanen, seperti jaringan parut atau ‘fibrosis’ pada otot jantung.

Temuan, ini diterbitkan dalam European Heart Journal. Peneliti berkesimpulan bahwa beberapa atlet mungkin akan mengalami risiko kerusakan pada jantung jika mereka melakukan latihan ketahanan tersebut dalam jangka panjang waktu yang panjang, menurut Dr Andre La Gerche.

Namun ia mengatakan, “hal terpenting yang harus dipahami adalah temuan ini tidak bermaksud menyimpulkan bahwa latihan ketahanan fisik itu tidak sehat. Karena data kami tidak cukup mendukung premis ini,” jelasnya.

“Sebagai analogi, beberapa pemain tenis umumnya berisiko mengalami cedera pada siku mereka. Tetapi ini tidak berarti bahwa bermain tenis buruk bagi kesehatan Anda. Temuan ini hanya mencoba mengidentifikasi area mana yang rentan mengalami gangguan untuk selanjutnya Anda dapat fokus pada langkah-langkah pengobatan dan pencegahan,” tambahnya.

Kakek Asal Inggris Usia 100 Tahun Pecahkan Rekor Dunia Marathon Di Toronto

SEORANG kakek gaek Inggris berusia 100 tahun ditabalkan menjadi pelari maraton tertua dunia, setelah berhasil menyelesaikan lomba lari maraton di Kanada.

Fauja Singh, dari Ilford, London timur, mengikuti Maraton Toronto Waterfront dalam delapan jam, 25 menit dan 16 detik.
Pelari renta ini sempat “menabrak tembok” pada mil ke-22 namun tidak menyerah dan terus lari untuk dua jam terakhir hingga akhirnya mencapai garis finis di urutan 3.850, masih berada di depan lima pelari lain yang lebih muda.

Kakek Singh, yang mulai gemar lari 11 tahun lalu mengatakan setelah kematian istri dan anak laki-lakinya, dirinya memilih giat latihan lari selama 10 mil setiap hari.

Kari dan teh
Pelatih sekaligus penerjemahnya, Harmander Singh, mengatakan bahwa Bapak Singh tua ini “girang sekali”.
“Sebelumnya, tepat sebelum putaran terakhir, dia sempat bilang, ‘berhasil menyelesaikan ini akan sama (rasanya) seperti menikah lagi’.

“Dia jelas girang sekali, dia berhasil menggapai impian hidupnya.” Demikian dikutip dari BBC Indonesia.
Lahir di India tahun 1911, Singh dulu adalah seorang petani di Punjab namun kemudian memilih berimigrasi ke Inggris tahun 1960an.

Rahasia staminanya, kata Harmander Singh, adalah kari jahe, teh dan “merasa gembira”.

Pria tua itu diam-diam juga memegang rekor dunia untuk lebih dari 90 kategori lain setelah berhasil mengikuti maraton Toronto tahun 2003 dengan catatan waktu lima jam dan 40 menit. Untuk prestasinya kali ini, nama Singh akan masuk ke dalam Buku Catatan Rekor Dunia Guinness.

Sementara Kamis sebelumnya, Singh juga memecahkan delapan rekor lain untuk seorang laki-laki umur satu abad yang berhasil menyelesaikan seluruh rintangan pada nomor lari cepat antara 100m-5.000m.

Pak tua Singh mengatakan: “Rahasia umur panjang dan hidup sehat adalah dengan bebas stres. Bersyukur dengan segala yang Anda punya, jauhi orang yang negatif, selalu tersenyum dan teruslah berlari.

Daftar Merek Sepatu Olahraga Teringan di Dunia

Perusahaan produsen sepatu olahraga di dunia, Puma, baru-baru ini mencetak sejarah dengan melansir sepatu terbarunya yang teringan di dunia. Sepatu yang diberi nama LIFT (Light Injection Form Technology) ini merupakan sepatu yang didesain dengan teknologi terbaru dari Puma. Sepatu yang diklaim sebagai sepatu dengan desain teringan di dunia ini merupakan sebuah gabungan antara penampilan dan fashion.

Sepatu ini didesain untuk mereka yang senang dengan olahraga ringan, yang juga memerlukan sepatu untuk men-support kenyamanan dan tidak memberatkan. Ade Sarah, Senior Marketing Manager PT MAP, pemegang lisensi Puma di Indonesia, menyatakan, “Sepatu ini didesain untuk mereka yang senang olahraga ringan, seperti joging atau fitnes. Bukan untuk high impact.”

Dengan berat 173 gram (umumnya 200 gram) membuat Puma LIFT sebagai sepatu teringan di kelasnya. Namun, tak hanya itu. Puma juga mendesain sepatu ini agar lebih banyak ventilasi. “LIFT terbuat dari material yang breathable, untuk membantu mengurangi berat akibat banyaknya keringat yang terserap di bagian bawah sepatu. Sekaligus untuk mempertahankan suhu di dalam sepatu agar tak terlalu panas,” terang Ade Sarah. Pada bagian badan sepatu yang terbuat dari kain kuat elastis, Anda akan menemukan lubang-lubang yang membantu evaporasi keringat pada kaki.

Sebagai tambahan untuk mendukung kenyamanan, di bagian belakang kaki, yang umumnya sering terjadi lecet akibat gesekan, terbuat dari bahan micro suede. Micro suede membantu mengurangi ketidaknyamanan, karena bahannya empuk dan tidak menyakitkan kulit. Sementara di bagian dalam sepatu, terdapat lengkungan untuk menyokong anatomi kaki manusia pada umumnya.

Puma LIFT terbuat dari bahan EVA 1 lapis untuk menjamin durabilitas dan menyokong kaki saat berlari atau berjalan. Sementara pada solnya, terdapat crash pad pada ujung depan dan belakang kaki yang terbuat dari karet untuk mencengkeram tanah lebih pakem. “Hanya ada 1 lapisan sol, untuk menghindari lepasnya jahitan atau lem yang umum terjadi pada sepatu-sepatu olahraga, akibat lama tak digunakan atau karena air,” pukas Ade.

Puma LIFT cocok bagi mereka yang berjiwa muda, karena warna-warnanya yang cenderung mencolok dan atraktif, antara lain warna hijau menyala, merah, biru muda, dan kuning. Salah satu modelnya yang lebih tinggi harganya adalah Puma LIFT berwarna merah yang menggunakan logo Ferrari di bagian depannya. Model tersebut cocok bagi Anda pencinta motor sports. Gigi Abraham, Head of Puma Indonesia, menyatakan bahwa Puma LIFT juga tepat bagi mereka yang senang jalan-jalan di mal atau di mana pun karena ringan, dan cukup menarik.

Puma LIFT sudah tersedia di gerai-gerai khusus Puma mulai bulan Juni 2009 kemarin dengan harga Rp 699.000 dan Rp 799.000 (Ferrari).