Category Archives: Pencak Silat

Pesilat Indonesia Ramai Ramai Mengeroyok Pelatih dan Pesilat Vietnam Karena Berhasil Mengalahkan Pesilat Indonesia Di Kejuaraan Dunia Silat

Seorang penonton yang juga pesilat senior Indonesia telah mencoreng wajah Indonesia dengan tindakannya menyerang Manajer Tim Vietnam di matras 2 Kejuaraan Dunia XIII-2010 yang berlangsung di Padepokan Nasional Pencak Silat, Pondok Gede, Jakarta, Selasa (14/12).

Eddie M Nalapraya, Presiden Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat), yang dikonfirmasi Kompas tentang nama pelaku, membenarkan bahwa, menurut laporan, pelakunya bernama Hariki. Salah satu anggota Perguruan Pencak Silat Pamor.

Kejadian yang sungguh memalukan Indonesia sebagai tempat asal seni bela diri pencak silat itu terjadi pada saat pertarungan berlangsung di matras 2 antara pesilat Indonesia, Pranoto, dan Nguyen Thanh Quyen dari Vietnam pada kelas J.

Pranoto sendiri sebelumnya juga pernah dikalahkan Quyen ketika tampil di SEA Games Laos. Itu sebabnya pertarungan di Kejuaraan Dunia XIII-2010 tersebut menjadi revans bagi pesilat andalan Indonesia tersebut.

Suasana di GOR Padepon Nasional Penasak Silat (PNPS) Pondok Gede sempat memanas. Sebab, kedua kubu saling memberikan dukungannya. Protes juga kerap disampaikan Guyen Goc Anh, Manajer Tim Vietnam, bila melihat pesilatnya tidak diberikan nilai dengan benar oleh wasit Ni Arong dari Thailand.

Menjelang detik-detik terakhir babak ketiga, yang merupakan babak terakhir, Ngoc Anh kembali mengajukan protes.

Saat Ngoc Anh mendekat ke meja dewan wasit matras 2 itu, mendadak Hariki yang muncul dari bawah meja dewan wasit melakukan serangan dengan melepas tendangan setelah melayang di udara.

Hariki yang kemudian terjatuh langsung diserang salah satu pelatih yang mendampingi Quyen. Kejadian tersebut langsung diikuti oleh berhamburannya sejumlah penonton dan juga pesilat dari luar pagar pembatas matras.

Akibat pengeroyokan tersebut, wajah pelatih Quyen tadi mengeluarkan darah. Ngoc Anh bersama sejumlah pesilatnya langsung meninggalkan matras. Tetapi sesaat kemudian masuk lagi. Hanya kali ini mengantar pelatih yang wajahnya berdarah itu untuk ditangani dokter.

Setelah itu mereka menyatakan untuk mengundurkan diri. Bambang R, salah satu Panitia Kejuaraan Dunia, kepada Kompas, mengatakan bahwa Panitia telah menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut kepada Ngoc Anh.

”Bersamaan dengan itu, kami juga mengharapkan agar Kontingen Vietnam bisa bermain lagi karena kami juga memberikan jaminan keamanan,” ujarnya.

Protes

Setelah kejadian yang memalukan Indonesia sekaligus dunia persilatan Indonesia di pentas internasional, masih juga muncul protes atas keputusan wasit dalam pelaksanaan pertandingan.

Menurut Rattanaphorn Thupbumrung dari Thailand, pihaknya memprotes wasit yang memimpin pertandingan antara pesilatnya, Sayantri Awapak, yang menghadapi Mohd Azrin bin Abdul Malek (Malaysia) di kelas bebas putra.

”Saya tidak bisa mengerti. Pertandingan yang terekam di video saya menunjukkan waktu hingga empat menit. Tetapi pertandingan belum juga berakhir,” kata Rattanaphorn yang mengancam akan mundur bila tidak diselesaikan dengan bijak.

Ali Jananeh, Sekretaris Jenderal Persilat Iran, juga memprotes hasil pertarungan M Javad Heydari versus Muhd Noor Rasihdan bin M Yus dari Singapura. Di mana pukulan pesilatnya tidak pernah dihitung wasit.

Sementara itu, di kelas G Yudhi Purwadiono, pesilat Indonesia, menang 5-0 atas Okho Tnikov Denis dari Rusia.