Pendaftaran Bali Marathon BII Maybank Dibuka Online

Bank International Indonesia (BII) kembali menggelar lomba maraton bertaraf internasional, BII Maybank Bali Marathon. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, event ini rencananya akan digelar mendekati akhir tahun, tepatnya pada 14 September 2014 di Gianyar, Bali.

“Melihat tahun ini agenda cukup padat, adanya pileg, kemudian pilpres, dan bulan ramadhan, serta Idul Fitri, maka penyelenggaraan BII Maybank Bali Marathon kami selenggarakan hari Minggu, tanggal 14 September 2014 di Gianyar Bali,” ucap Presiden Direktur BII, Taswin Zakaria dalam konferensi pers di kantor pusat BII, Jakarta, Selasa (22/4/2014).

“Melihat penyelenggaraan tahun sebelumnya yang sukses dan tingginya animo masyarakat, maka tahun ini target kami sekitar 5.000 peserta,” tambah Taswin. Pada 2013, jumlah peserta mencapai 3000 orang.

BII Maybank Bali Marathon tahun ini akan memperlombakan ajang full marathon standar internasional dengan jarak 42,195 km, half marathon 21,975 km, dan 10 km. Lomba ini juga terbuka untuk peserta dari negara lain. Pada penyelenggaraan pertama ada peserta dari 43 negara lain. Lalu pada 2013 ada 46 negara ambil bagian, termasuk Kenya, Eropa, Amerika, Asia, dan Australia.

“Untuk rute full marthon dan half marathon telah mendapat sertifikasi secara internasional standar dari International Measurement Certificate Number INA2012/009 dan sudah disahkan oleh Association of International Marathons and Distance Races (AIMS). Jadi, silakan buat setiap pelari dan komunitas pelari, persiapkan diri dan jangan lupa daftar mulai Mei mendatang,” ungkap Taswir.

Untuk menarik minat peserta, BII meningkatkan jumlah hadiah dibanding tahun sebelumnya. Total hadiah tahun ini adalah 1,9 miliar rupiah.

Informasi tentang BII Maybank Bali Marathon 2014, silakan akses melalui situs http://www.balimarathon.com, untuk facebook http://www.facebook.com/BaliMarathon, dan twitter @BaliMarathon.

Jalur pendaftaran online dibuka mulai 17 Mei 2014 dan walk in tanggal 26 Mei 2014.

6 Alasan Kesehatan Untuk Melakukan Jogging

Semua orang tahu bahwa banyak manfaat yang bisa didapat dari olahraga. Banyak pula pilihan olahraga yang bisa dilakukan, mulai dari pergi ke tempat gym atau hanya berlari di pagi hari.

Namun, ternyata masih banyak masyarakat yang berpikir dua kali untuk melakukan olahraga ini. Padahal, banyak alasan untuk memulainya. Berikut di antaranya:

1. Tanpa biaya
Anda bisa berlari kemana pun dan sesering apa pun tanpa harus mengeluarkan biaya. Cukup dengan baju olahraga dan sepatu yang nyaman, Anda bisa membakar kalori hanya dengan mengitari area perumahan.

2. Lebih sosial
Selain membuat sehat, mengajak teman Anda berlari bersama di taman dapat memperkuat hubungan sosial. Bahkan, tak perlu orang yang sudah dikenal. Di sepanjang trek berlari, Anda bisa berkenalan dengan orang-orang baru yang sama-sama memiliki kepedulian pada kesehatan.

3. Membakar lemak
Selain membantu meningkatkan metabolisme, berlari juga bisa membakar lemak pada tubuh Anda. Bukan hanya selama berlari saja, lemak di tubuh akan terus terbakar setelahnya karena suhu tubuh akan terus panas setelah melakukan aktivitas ini.

4. Meningkatkan kemampuan tubuh
Berlari secara rutin diyakini dapat meningkatkan energi dalam tubuh. Selain itu, dalam sekali berlari kapasitas bernapas dan kekuatan otot juga akan meningkat.

5. Penghargaan untuk diri sendiri
Berlari bukan hanya dapat meningkatkan metabolisme atau energi tubuh, tapi juga memberi penghargaan kepada diri Anda. Jika Anda berhasil melakukan olahraga yang ringan ini, maka akan muncul kepuasan tersendiri setelahnya. Selain itu, Anda juga mungkin mendapat pengalaman baru saat berlari di luar ruangan.

6. Mengurangi stres
Saat berlari, Anda akan merasa telah meninggalkan stres di belakang. Para peneliti menemukan berlari juga meningkatkan serotonin di otak yang dipercaya dapat membuat otak lebih tenang.

Cara Lari Yang Benar Untuk Menghindari Dehidrasi

Olahraga lari semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat. Terbukti dengan berbagai event lari mulai dari lari 5K atau lari marathon yang selalu ramai. Lari sendiri atau berkelompak memang bisa menjadi olahraga yang menyenangkan. Apalagi lari tidak membutuhkan peralatan khusus seperti olahraga lain. Cukup dengan running shoes, hampir semua orang bisa melakukannya. Ditambah gadget pemutar musik, olahraga lari agar semakin semangat dan menyenangkan.

Beberapa profesional muda pun mulai melakukan lari setelah office hour di tempat yang mempunyai fasilitas track seperti Gelora Bung Karno atau daerah Senayan dan sekitarnya. Selain karena lari menyehatkan, aktivitas ini juga sebagai pengisi waktu sembari menunggu kemacetan ibukota terurai. Walaupun mudah dilakukan, bukan berarti lari menjadi olahraga yang tidak mempunya risiko cedera. Matias Ibo, seorang fisioterapis dari jurusan Sport Physiotherapists Universitas Thim Van Der Laan, Utrecht, Belanda dan juga pernah menjadi fisioterapis tim nasional sepak bola Indonesia, membeberkan cara teknik berlari yang benar. Nah, apa saja yang perlu Anda perhatikan agar terhindar risiko cedera saat berlari?

  1. Lakukan pemanasan dinamis selama 5 – 10 menit, contohnya seperti berlari di tempat
  2. Fokus latihan kecepatan dahulu, baru melatih stamina
  3. Melakukan teknik berlari yang benar seperti pandangan lurus, bahu dalam keadaan rileks, lengan rileks dan berayun ke depan, posisi torso tegak dan kedua kaki di antara posisi tubuh dengan lutut sedikit ditekuk
  4. Dinginkan tubuh Anda dengan melambatkan ritme berlari
  5. Pastikan cairan tubuh terpenuhi sebelum, saat dan sesudah berlari sehingga terhindar dehidrasi

Perhatikan cairan tubuh saat berlari
Mulai dari pemanasan, saat dan sesudah berlari, Anda harus tetap menjaga kondisi tubuh. Sebagaimana dikutip, ada sekitar 55 persen-75 persen tubuh terdiri dari cairan dan keseimbangan cairan menjadi negatif atau terjadi dehidrasi kalau cairan dalam tubuh menurun dua hingga enam persen.

Dehidrasi ini disebabkan penurunan asupan cairan, meningkatnya pengeluaran cairan dari tubuh atau pengalihan cairan. Menurut Prof. Dr. Hardinsyah Ridwan MS, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, sekaligus peneliti The Indonesian Hydration Study, menyatakan kurangnya cairan dapat menyebabkan gangguan dapat menurunkan stamina dan gangguan fisik seperti sakit kepala, lesu, lemas, kejang, hingga pingsan.

Karena itu, menjaga kadar cairan di dalam tubuh penting agar fungsi organ tubuh bekerja dengan baik terutama saat Anda berlari. Untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, Anda bisa mengonsumsi minuman elektrolit isotonik seperti oralit yang mempunyai komposisi mirip cairan tubuh dan mengandung air dari ION. Minuman elektroli isotonik ini juga mampu menahan cairan lebih lama di dalam tubuh sehingga dapat mengurangi risiko dehidrasi bagi para pelari.

Simon Santoso Menangkan Turnamen Superseries Singapura Terbuka 2014

Berjuang mulai dari babak kualifikasi, pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Simon Santoso, akhirnya berhasil naik ke podium pertama Turnamen Superseries Singapura Terbuka 2014. Pemain bulu tangkis nomor satu dunia, Lee Chong Wei, berhasil ditaklukan dengan dua game langsung, 21-15 dan 21-10, dalam partai final yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Ahad, 13 April 2014.

Sejak awal permainan, sebagaimana disiarkan langsung stasiun televisi Star Sports, Simon tampak mengendalikan permainan. Sedangkan Lee Chong Wei banyak melakukan kesalahan sendiri. “Saya berusaha tampil sabar dan tidak ikut irama Chong Wei,” kata Simon saat diwawancarai reporter Star Sports setelah acara penghargaan.

Simon tampil brilian dengan berbagai kecohan drop-shot, smes yang tajam, serta ketenangan dalam menghadapi reli maupun serangan Chong Wei. Bahkan, pada game kedua, pemain bulu tangkis Malaysia itu dibuat jatuh-bangun. Pukulan backhand Chong Wei yang merespon smes tajam Simon gagal melewati net dan mengakhiri pertandingan buat kemenangan Simon.

Ini merupakan gelar superseries pertama bagi Simon di 2014. Pemain bulu tangkis yang sekarang berada di peringkat 52 dunia ini sebelumnya juga menjuarai Turnamen Grand Prix Gold Malaysia Terbuka Maret lalu.

Sementara itu, pasangan ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir, keluar sebagai pemenang dari partai all Indonesian final dengan menaklukan juniornya di pemusatan latihan nasional (pelatnas), Riky Widianto/Richi Dili Puspita, 21-15 dan 22-20.

“Bertemu teman sendiri kadang-kadang lebih sulit karena kami selalu bertemu di latihan,” kata Lilyana kepada http://www.badmintonindonesia.org. Sekalipun senang dengan gelar juara ini, Lilyana mengatakan masih banyak yang diperbaiki, khususnya soal melakukan kesalahan sendiri di poin-poin kritis.

Perjuangan panjang Simon Santoso, 28 tahun, yang mengikuti kejuaraan Singapura Terbuka dari babak kualifikasi, akhirnya berbuat manis. Pebulutangkis yang tak lagi berada di Pelatnas ini melaju ke babak final setelah menumbangkan pemain asal Cina, Du Penyu.

Bukan pertarungan yang mudah bagi Simon. Du Pengyu saat ini merupakan dengan peringkat ke-7 dunia. Alhasil di set pertama dia pun kalah 16-21.

Namun di set kedua, pemain peringkat ke-50 ini mampu bangkit dan membalikkan keadaan dengan menutup set kedua itu dengan skor, 21-17. Skor yang sama pun diulangi Simon di set penentuan.

“Lawan cukup ulet dan kuat. Perlu kesabaran untuk memenangkan pertandingan tadi. Yang terpenting berusaha tidak membuat kesalahan sendiri,” tutur Simon pada BadmintonIndonesia.org.

Di final, yang akan digelar Ahad besok, Simon akan bertarung dengan pemenang antara Lee Chong Wei dari Malaysia, yang akan bertarung dengan pemain India, K. Srikanth.

Pencapaian Simon memang luar biasa. Sebelumnya, dia menjuarai turnamen Malaysia Terbuka, pekan silam. Kini targetnya untuk masuk ke jajaran 10 Besar, tampaknya kian terbuka.

Menurut Hendry Saputra yang merupakan pelatih Simon, target itu bisa diperoleh anak asuhnya. Dari segi teknik, kata Hendry, Simon memiliki kemampuan di atas rata-rata. “Mungkin ia hanya kalah dari Lee Chong Wei, Lin Dan, serta Chen Long,” katanya. “Saya membenahi dari sisi psikologi, mental, dan stamina.”

Chris John Berhenti Bertinju Karena Penurunan Kondisi Fisik

Petinju Indonesia Chris John akhirnya memutuskan mundur dari dunia tinju setelah gagal mempertahankan gelar juara kelas bulu WBA saat kalah dari petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka di Australia, awal Desember 2013.

Petinju dengan rekor bertarung 48 kali menang (22 di antaranya dengan KO), tiga kali seri, dan sekali kalah, ketika dihubungi dari Semarang, Kamis, 19 Desember 2013, mengatakan dari pertandingan terakhir (melawan Simpiwe Vetyeka), dirinya merasa fisiknya sudah menurun.

“Dari pertarungan terakhir, saya merasa fisik saya sudah mulai menurun dan mungkin juga faktor usia,” kata ayah dari Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani tersebut.

Menurut petinju kelahiran Jakarta, 14 September 1979, tersebut, seperti yang dia utarakan sebelumnya, dia dirinya akan pensiun pada usia 35-an tahun. “Saat ini saatnya saya untuk mundur,” katanya.

“Saya sudah konsultasi dengan Craig Christian (pelatih Chris John) dan ia mendukung semua keputusanku karena kondisi badanku yang tahu ya saya sendiri,” katanya.

Menyinggung rencana ke depan, petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, tersebut mengatakan, sampai kini dia belum ada rencana. “Nanti saya dan manajemen akan bicara lebih lanjut,” katanya. (Berita Soal Chris John Klik di Sini)

Chris John menjadi juara dunia kelas bulu (57,1 kilogram) setelah mengalahkan petinju Kolombia Oscar Leon melalui pertarungan ad-interim di Bali, 26 September 2003.

Setelah itu, Chris John berhasil mempertahankan gelarnya sebanyak 18 kali. Dari 18 kali mempertahankan gelar tersebut, lima di antaranya melalui pertarungan wajib atau mandatory fight yaitu melawan Jose Cheo Rojas (Venezuela), Derrick Gainner (Amerika Serikat), Juan Manuel Marquez (Meksiko), Roinet Caballero (Panama), dan Hiroyuki Enoki (Jepang).

Bahkan, setelah mengalahkan Hiroyuki Enoki di Jepang, 24 Oktober 2008, Chris John berhak menyandang gelar Super Champions kelas bulu WBA karena berhasil mempertahankan gelar sebanyak 10 kali tanpa putus.

Kemenangan lain (15 kali) dalam mempertahankan gelar dia dapat melalui pertarungan pilihan atau choice. Dia juga meraih tiga kali hasil seri, yaitu saat melawan Jose Cheo Rojas (Venezuela), Rocky Juarez (Amerika Serikat), dan Satoshi Hosono (Jepang).

Pertarungan pilihan Chris John yang berakhir dengan kemenangannya di antaranya saat melawan Osamu Sato (Jepang), Tommy Brouwn (Australia), Renant Acosta (Panama), Zaiki Takemoto (Jepang), Fernando David Saucedo (Argentina), Daud Yordan (Indonesia), Stanyslav Merdov (Ukraina), Shoji Kimora (Jepang), dan Chonlatarm Piriyapinyo (Thailand).

Pada pertarungan terakhir di Metro City, Perth, Australia Barat, Australia, 6 Desember 2013, Chris John gagal mempertahankan gelarnya setelah kalah TKO di ronde keenam (tidak melanjutkan pertarungan pada ronde ketujuh).

Golovkin Petinju Terbaik Pengganti Muhammad Ali

Di sebuah tembok sasana Abel Sanchez di Big Bear, California terpasang sejumlah nama-nama petinju legendaries dunia. Pada urutan pertama, tertulis nama Muhammad Ali sang legenda. Namun sang pemilik sasana justru tidak mencantumkan nama petinju di nomor urut kedua.

Ternyata Sanchez sudah menyiapkan satu nama utuk mengisi nomor kedua di bawah Muhammad Ali. Ia memprediksi Gennady Golovkin bakal menjadi petinju terbaik kedua setelah Muhammad Ali. Mungkin Sanchez berlebihan jika menyandingkan petinju asal Kazakhtan itu setelah Ali, namun ia percaya dengan kemampuan Golovkin.

“Dia termasuk salah satu petinju terbaik saat ini,” kata Sanchez. Tom Loeffler, promoter Golovkin, pun setali tiga uang dengan Sanchez. Tom mengatakan menjadi petinju nomor satu dunia tidak hanya cita-cita Golovkin tapi juga semua tim yang mendukungnya.

“Tugas kami ialah membantu Golovkin meraih tujuan itu,” kata Tom. Menurut dia, Golovkin merupakan seorang atlet yang spektakuler dan ia pantas meraih gelar sebagai petinju terbaik di kelasnya.

Tom menilai, berbagai kemenangan yang diraih Golovkin sepanjang karir tinju profesionalnya tidak lepas dari kemampuan teknik bertinjunya yang mematikan. “Dia memiliki aspirasi dan kemampuan untuk mencetak sejarah di arena tinju,” ucap Tom.

Untuk sementara waktu penilaian Sanchez dan Tom belum meleset. Beberapa waktu lalu, US Today memilih Golovkin sebagai petinju terbaik tahun 2013. Petinju bernama lengkap Gennady Gennadyevich Golovkin ini sukses mempertahankan rekor kemenangannya menjadi 28 kali dengan 25 diantaranya diraih melalui knock out.

Kemenangan ke-28 petinju yang dikenal dengan nama GGG diraih setelah mengandaskan Curtis Steven asal Amerika Serikat November silam di ronde delapan. Menilai kemenangan itu, Sanchez mengatakan Golovkin merupakan petinju dengan karakter yang menyerang. “Dia punya pukulan yang kuat dan itu datang dari seorang yang secara fisik sangat bagus,” kata Sanhcez.

Lebih lanjut, Golovkin akan kembali naik ke atas ring tinju. Ia akan menghadapi petinju Jepang, Osumanu Adama. Pertandingan dijadwalkan akan berlangsung di Monte Carlo pada Februari 2014. Tom Loeffler mengatakan, Golovkin akan terus aktif bertanding mempertahankan gelar juaranya. “Ia sangat mengharapkan bisa bertemu dengan petarung tangguh,” ucap Tom.

Nama Gennady Golovkin
TTL : Karaganda, Kazakhstan 8 April 1982
Kelas menengah
Tinggi 179 cm
Jangkauan 178 cm
Rekor kemenangan 28(25KO)

Manny Pacquiao Menang Mutlak Dalam Tarung Ulang Melawan Timothy Bradley

Petinju Filipina Manny Pacquiao kembali merebut gelar juara dunia kelas welter versi WBO dari tangan juara bertahan Timothy Bradley. Dalam pertarungan ulang di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Ahad siang, 13 April 2014, waktu Indonesia, Pacquiao dinyatakan menang angka mutlak. Ketiga juri memberi angka kemenangan bagi Pacquiao, yakni 116-112, 116-112, dan 118-110.

Dalam pertarungan pertama pada 9 Juni 2012 lalu, Bradley, yang lima tahun lebih muda daripada Pacquiao, menang angka. Namun kemenangan itu dianggap kontroversial oleh kalangan peminat tinju dunia. Bradley pun gagal membuktikan keunggulannya atas Pacquiao siang ini. Petinju Amerika Serikat ini juga harus rela mengalami kekalahan pertamanya. Rekor tanding Bradley kini menjadi 31-1, dengan 12 kemenangan KO. Adapun Pacquiao menorehkan rekor 56-5, dengan 38 KO.

Seusai pertandingan, Bradley berujar kepada Pacquiao, “Selamat, Anda pantas mendapatkan gelar itu.” Dari data yang dilansir Associated Press, 35 persen dari 563 pukulan Pacquiao sukses mendarat di tubuh Bradley. Sedangkan Bradley hanya mendaratkan 22 persen dari 627 pukulan yang dilepaskan.

Manny Pacquiao, 36 tahun, mantan juara dunia pada delapan kelas berbeda ingin membuktikan ia masih memiliki naluri “membunuh” dan lapar kemenangan. Hal itu dia tegaskan menjelang pertarungan ulang melawan petinju AS yang pernah mengalahkannya, Timothy Bradley, di MGM Grand, Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, AS, Sabtu malam waktu setempat, 12 April 2014, atau Ahad pagi WIB, 13 Arpil 2014.

“Saya harus membuktikan kepadanya (Bradley) dan diri saya sendiri bahwa saya masih memiliki naluri membunuh dan lapar (kemenangan),”kata Pacquiao.

Pacquiao dikalahkan dengan angka pada pertarungan pertama mereka juga di MGM Grand 9 Juni 2012. Waktu itu juri atau wasit hakim Duane Ford memberikan angka 113-115, C.J. Ross 113-115, Jerry Roth 115-113 untuk kemenangan Bradley. Kemenangan itu dianggap kontroversial oleh banyak pengamat tinju dunia.

Bradley merasa kesal dan sampai mau mengakhiri hidupnya karena dia tak ingin menang kalau kemenangannya itu pemberian para wasit hakim. Sebab itulah Bradley setuju diadakan tarung ulang kali ini untuk membuktian siapa sebetulnya yang pantas menjadi pemenang.

Pertarungan yang dipimpin wasit Kenny Bayless kali ini memperebutkan sabukl juara dunia kelas welter World Boxing Organization (WBO) atau Organisasi Tinju Dunia. Wasit tinju profesional asal Nevada ini berpengalaman memimpin pertandingan petinju-petinju terbaik dunia, misalnya, Oscar de la Hoya, Floyd Mayweather, Shane Mosley, Juan Manuel Marquez, dan Pacquiao.

“Benarkah (waktu itu) saya mau bunuh diri? Betul,” kata Bradley. Saya berpikir tidak ingin bertinju lagi, dan bahkan tak mau hidup lagi (karena merasa dibohongi pada juri).”