Malaysia Berikan Bonus Ratusan Juta Rupiah Buat Pemain Bulu Tangkis Mereka

Malaysia memancing semangat para pemain bulu tangkis mereka supaya berprestasi pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Paris, mulai Senin (23/8) ini, dengan bonus berkisar 9.500 dollar AS (Rp 85 juta) hingga 15.000 dollar AS (Rp 134,5 juta). Rangsangan bonus itu merupakan cambuk bagi pebulu tangkis negeri jiran untuk mengakhiri paceklik gelar juara dunia sejak 1977.

Pemain Malaysia mendapat tekanan dari salah satu tokoh bulu tangkis negeri itu lewat komentar di media setempat. ”Saya lelah dengan para pemain kami yang menempati ranking satu dunia, tetapi tanpa merebut satu pun gelar utama. Menguasai ranking saja tidak cukup. Saya ingin gelar juara,” kata James Selvaraj, bekas pemain dan pelatih bulu tangkis Malaysia, pada edisi online koran The Star.

Pemain tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei, peringkat pertama dan juara All England, menjadi unggulan pertama pada Kejuaraan Dunia di Paris. Begitu juga pasangan ganda putra, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.

Pada tunggal putra, unggulan kedua ditempati Peter Gade (Denmark) dan unggulan ketiga Lin Dan (China). Lin Dan, juara dunia dan juara olimpiade, masuk unggulan ketiga setelah belakangan ini sering bermain pada partai-partai Liga China dibanding ajang internasional.

Jika sama-sama melaju mulus, Lin Dan dan Chong Wei bakal bertemu di semifinal. Beberapa nama besar lain yang tampil di Kejuaraan Dunia kali ini adalah runner-up tahun lalu Chen Jin, Bao Chunlai, bekas juara olimpiade Taufik Hidayat, dan Peter Gade. Pemain Indonesia lainnya, Sony Dwi Kuncoro, masuk unggulan keenam, dan Simon Santoso unggulan kedelapan.

Sony diperkirakan bakal bertemu Gade di perempat final. Jika sukses menaklukkan juara Eropa itu, ia kemungkinan akan menantang Chen Jin di semifinal. Gade adalah satu-satunya pemain Eropa yang masuk unggulan 10 besar.

Ia dihadapkan pada tantangan bahwa sejak rekan senegaranya, Peter Rasmussen, merebut gelar tahun 1997, tak satu pun pemain Eropa jadi juara dunia. Gade merupakan pemain yang terakhir kali mengalahkan Lin Dan.

Lin Dan vs Chong Wei

Di panggung Kejuaraan Dunia, Lin Dan sangat fenomenal. Ia satu-satunya pemain dalam sejarah bulu tangkis yang merebut gelar juara dunia tiga kali beruntun. Tantangan yang harus dia hadapi adalah ambisi Chong Wei yang belum pernah juara dunia.

Chong Wei tampil di kejuaraan dunia dengan kepercayaan cukup tinggi. Tahun ini ia telah juara di enam turnamen dan tengah memburu kemenangan beruntun pada 16 laga. Catatan pertemuannya melawan Lin Dan, Chong Wei masih kalah (6-14), tetapi ia pemain yang paling banyak mengalahkan Lin Dan.

Sebelum menghadapi Lin Dan, Chong Wei harus melewati rintangan tidak mudah, seperti menghadapi Jan Jorgensen (Denmark) pada putaran ketiga dan Taufik Hidayat di perempat final. Pada putaran pertama, ia akan ditantang Kevin Gordon (Guatemala).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s