Federer dan Djokovic Melaju Masuk Kebabak Berikutnya

Dua petenis unggulan putra, Roger Federer dan Novak Djokovic, serta unggulan utama putri Caroline Wozniacki terus melaju ke putaran ketiga Grand Slam AS Terbuka setelah mengalahkan lawan-lawan mereka, Kamis (2/9) di kompleks Stadion Flushing Meadows.

Juara AS Terbuka lima kali, Roger Federer, melangkah ke putaran ketiga dengan kemenangan 6-3, 6-4, 6-3 atas petenis Jerman, Andreas Beck, yang memiliki peringkat ke-104 dunia.

Federer mengontrol kuat permainan saat mendapat giliran servis, dengan mencetak 15 as, dan memenangi 80 persen dari servis pertamanya. Dia juga membuat 29 pukulan yang membuahkan nilai, tetapi juga 18 kesalahan pukulan saat menghadapi petenis Jerman itu, yang belum pernah dia hadapi sebelumnya.

Beck, yang coba mengimbangi Federer dengan permainan yang semakin baik pada set kedua dan ketiga, gagal mengembangkan irama permainannya karena tekanan yang kuat dari maestro tenis Swiss itu. Beck juga kalah mental dengan 11 kali melakukan gagal servis ganda, serta 36 kesalahan.

”Ini benar-benar awal yang sempurna. Saya bermain Senin, dapat istirahat dua hari, dan saya mendapat lawan yang secara fisik tidak melelahkan hari ini. Sekarang saya pada putaran ketiga dengan perasaan yang sepenuhnya berada di turnamen ini,” ungkap Federer.

Pertandingan yang cukup sulit harus dilalui Djokovic sebelum akhirnya bisa mengalahkan petenis Jerman, Philipp Petzschner, 7-5, 6-3, 7-6.

Petenis Serbia unggulan ketiga AS terbuka itu membuat delapan kali gagal servis ganda dan secara keseluruhan melakukan 26 kali kesalahan. Djokovic juga hanya membuat empat as, sementara lawannya membuat enam as. Namun, Petzschner juga membuat 34 kali kesalahan saat diajak bermain reli. Pada babak ketiga, Djokovic akan menghadapi petenis AS, James Blake.

Petenis lain yang juga melaju ke putaran ketiga adalah Robin Soderling dari Swedia, yang menjadi juara kedua pada Perancis Terbuka. Soderling, yang pernah mengalahkan Federer, menyingkirkan petenis AS, Taylor Dent, 6-2, 6-2, 6-4, dan akan menghadapi petenis Belanda, Thiemo de Bakker, di putaran ketiga.

Wozniacki menang mutlak

Di nomor putri, unggulan utama Wozniacki benar-benar menunjukkan keunggulan mutlaknya saat melawan petenis Taiwan, Chang Kai-Chen, 6-0, 6-0, hanya dalam 47 menit.

Dengan permainan menyerang dan rajin memotong bola di depan net, petenis Denmark berusia 20 tahun itu tidak memberi kesempatan kepada Chang untuk menemukan irama permainannya. Padahal, Chang pun bukan petenis ”kacangan”. Dia pernah mengalahkan Dinara Safina di Tokyo pada 2009.

Unggulan empat putri, Jelena Jankovic, memerlukan dua jam lebih untuk menyingkirkan petenis Kroasia, Mirjana Lucic, 6-4, 3-6, 6-2, dan melaju ke putaran ketiga. Meski demikian, petenis Serbia itu masih belum menemukan penampilan terbaiknya.

”Dia bermain sangat baik. Dia membuat saya kesulitan dalam pertandingan tadi,” ungkap Jankovic mengenai Lucic.

Maria Sharapova juga melaju ke putaran ketiga setelah menundukkan petenis peringkat ke-68 dunia, Iveta Benesova dari Ceko, dengan 6-1, 6-2. Di putaran ketiga, Sharapova akan menghadapi petenis muda AS, Beatrice Capra, yang menyingkirkan unggulan ke-18 dari Perancis, Aravane Rezai.

Unggulan keenam putra, Nikolay Davydenko, gagal mengembangkan permainannya saat menghadapi mantan petenis nomor ketujuh dunia, Richard Gasquet. Petenis Perancis yang kini berperingkat ke-38 itu mengandalkan pukulan backhand menyilangnya dan memenangi 45 dari 52 poin dari servis pertamanya.

Namun, petenis yang tidak bisa melakukan pukulan dengan dua tangan itu kerap kesulitan untuk mengembalikan servis keras Davydenko dengan pukulan backhand-nya. Davydenko pun memperlihatkan kelemahan pukulan forehand-nya, dengan 23 kali kesalahan.

Kejutan lain AS Terbuka adalah kemenangan petenis Jepang, Kei Nishikori yang berperingkat ke-147, atas unggulan ke-11, Marin Cilic dari Kroasia.

Pada pertandingan selama hampir lima jam, Nishikori memaksa Cilic bertanding lima set sebelum akhirnya memenangi pertarungan, 5-7, 7-6, 3-6, 7-6, 6-1. Kedua petenis muda itu beberapa kali memanggil pelatihnya untuk mendapatkan perawatan akibat pertandingan yang sangat melelahkan. Nishikori yang gesit menguasai seluruh ruang lapangan, mengandalkan groundstroke, dengan pukulan backhand-nya. Sementara Cilic yang berperawakan tinggi mengandalkan tinggi badannya untuk menyergap bola dan pukulan-pukulan voli.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s