Perang Dunia Di Turki Antara Rusia dan Amerika Serikat

Tim bola basket Amerika Serikat dan Rusia memastikan diri melaju ke babak delapan besar Kejuaraan Dunia Bola Basket di Turki, Senin. Tim AS melumat habis Angola dengan skor 122-66, sedangkan tim Rusia menumbangkan Selandia Baru 78-56.

AS dan Rusia bergabung dengan Serbia, Spanyol, Turki, dan Slovenia yang telah merebut tiket perempat final. Masih menunggu dua tim lagi untuk memulai pertarungan di delapan besar, yakni laga Lituania melawan China dan Argentina menghadapi Brasil, Selasa di Istanbul.

Tim AS yang difavoritkan menjuarai kejuaraan ini sangat gigih untuk mendapatkan titel ini untuk pertama kalinya sejak menang tahun 1994. AS akan ditantang Rusia yang adalah juara Eropa 2007 pada perempat final, Kamis (9/9) di Stadion Sinan Erdem Dome, Istanbul.

Angola terpuruk

Angola yang pada babak penyisihan tampil cukup bagus dan mampu menembus babak 16 besar kali ini tak berkutik lawan AS. Kemampuan fisik para pemainnya jauh dari standar minimal untuk menghadapi AS yang dikawal pemain NBA, Kevin Durant.

Selain kurang agresif, tim Angola juga minim blok, lemparan jarak jauh, hingga slam dunk. Angola tak mampu mengembangkan permainan melawan AS yang kompak. Hanya seorang pemain yang menonjol di tim Angola, yakni forward Joaquim Gomez. Pelatih tim AS, Mike Krzyzewski, pun mengapresiasi aksi individu Gomez, yang mencetak 21 poin di laga ini.

Bagi Krzyzewski, anak-anak asuhnya mampu bermain kompak. Meski tanpa keikutsertaan bintang NBA, seperti Kobe Bryant dan LeBron James, yang memimpin tim AS merebut emas Olimpiade Beijing, tim AS hingga kini belum terkalahkan. ”Mereka tidak mementingkan diri sendiri. Kami bermain seperti saat kami berlatih,” kata Krzyzewski.

Ia merasa beruntung menjadi pelatih tim AS selama lima tahun ini. ”Tak ada seorang pun di negara kami yang mendapat penghormatan lebih besar di pertandingan internasional selain saya,” tutur Krzyzewski.

Rusia berkembang

Di Grup C, Rusia tidak mampu melampaui keperkasaan Turki. Ia berada di posisi kedua setelah Turki. Namun, pada babak 16 besar, permainan Rusia makin berkembang meski pada kuarter pertama sempat tertinggal 2-9 atas lawannya, Selandia Baru.

Rusia mampu menemukan pola permainan yang pas untuk melawan Selandia Baru, sementara lawannya justru tidak mampu menjaga momentum yang didapat pada awal laga. Rusia terus bermain agresif dan dipimpin Andrey Vorontsevich yang mencetak 18 poin dan 11 pantulan.

Rusia memimpin 13-0 pada kuarter ketiga hingga kedudukan 51-35. Angka terus bertambah, dibantu center Timofey Mozgov yang meraih 16 poin dan tujuh pantulan. ”Tim kami tampil bagus dan pantas mendapat penghargaan di dunia,” kata Pelatih tim Rusia asal AS, David Blatt.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s