Chris John Ingin Pecahkan Rekor Dunia Lagi Sebelum Pensiun

Pemegang gelar Super Champion kelas bulu WBA, Chris John, menyerahkan keputusan mundur kepada manajer sekaligus pelatihnya, Craig Christian.

“Saya serahkan semuanya kepada manajer sekaligus pelatih saya. Saya kira dia tahu yang terbaik buat saya,” kata Chris John di Semarang, Senin (7/5/2012).

Hal itu dikatakan Chris John ketika ditanya soal pernyataan promotornya, Raja Sapta Oktohari, bahwa yang bersangkutan masih menyisakan lima pertarungan lagi.

“Pertarungan melawan Shoji Kimora di Singapura, Sabtu (5/5/2012), merupakan pertarungan pertama dari lima kali untuk mempertahankan gelarnya,” kata Okto (panggilan akrab Raja Sapta Oktohari) di Singapura beberapa waktu lalu.

Menurut dia, dengan lima kali pertarungan untuk mempertahankan gelarnya tersebut berarti nantinya Chris John sudah memegang rekor terlama mempertahankan gelar dan mencapai kemenangan, yaitu 51 kali menang.

“Saya tidak tahu sekarang ini siapa yang memegang rekor terlama, tetapi kalau Chris John berhasil memenangkan 51 pertarungan, tentunya akan memecahkan rekor tersebut,” katanya.

Saat ini petinju dengan julukan “The Dragon” tersebut sudah memegang rekor bertarung 47 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri. Kemudian, sejak memegang gelar juara dunia kelas bulu WBA ini, Chris John sudah mempertahankan gelarnya melalui 16 kali pertarungan (lima di antaranya melalui pertarungan wajib atau mandatory fight dan 11 kali melalui tarung pilihan).

“Sudah tidak ada lagi pertarungan wajib bagi Chris John,” kata Okto saat itu.

Chris John merebut gelar juara dunia kelas bulu WBA dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon, di Bali, 26 September 2003. Bahkan, seusai menang atas petinju Jepang, Hiroyuki Enoki, 24 Oktober 2008, dia meraih gelar Super Champion karena mempertahankan gelar 10 kali tanpa putus.

Pertarungan terakhir yang dijalani Chris John adalah saat menang dengan angka mutlak atas petinju Jepang, Shoji Kimora, di Marina Bay Sands Singapura, Sabtu (5/5/2012). Tiga hakim memberikan nilai 117-110, 118-109, dan 118-109.

Saat ini petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, ini sudah kembali ke Semarang. “Saya pulang Minggu (6/5/2012) sore. Saat ini saya sedang menunggui anak saya yang sakit di rumah sakit,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s