Manny Pacquiao Kalah KO Dironde Ke 6 Oleh Juan Manuel Marquez

Juan Manuel Marquez akhirnya bisa mengalahkan Manny ‘Pacman’ Pacquiao. Di pertemuan edisi keempat kedua petinju, dalam duel kelas welter non-gelar, Marquez meng-KO Pacquiao di ronde enam. Di tiga pertemuan sebelumnya, keduanya selalu terlibat duel sengit dengan rekor kemenangan sendiri saat itu masih jadi milik Pacman dengan dua kemenangan, sedangkan satu laga lagi berakhir draw. Salah satu kemenangan Pacman terjadi dalam pertemuan sebelumnya, di mana ia dinyatakan menang angka secara kontroversial.

Nuansa sengit kemudian ikut mewarnai duel edisi keempat di MGM Grand Arena, Minggu (9/12/2012) siang WIB, dengab kedua petinju saling jual-beli pukulan di ronde-ronde awal meski Pacquiao terlihat masih sedikit lebih unggul dibandingkan Marquez.

Di ronde ketiga, Pacquiao yang terus menekan sempat dijatuhkan Marquez dan mendapat hitungan. Setelah Pacquiao berdiri lagi, Marquez terus berusaha menebar pukulan ke tubuhnya. Gantian Marquez yang sempat mendapat hitungan dari wasit pada ronde lima, kendati ia juga masih bisa meneruskan pertandingan. Duel kian memanas, dengan Pacquiao terus berusaha memojokkan Marquez sampai ronder itu berakhir.

Di akhir ronde keenam, Pacquiao tanpa ampun terjatuh setelah dagunya terkena hantaman keras tinju kanan Marquez dari jarak dekat. Pacquiao mencium kanvas, langsung dikerubungi tim medis, dan Marquez dinyatakan menang KO pada menit 2:59 ronde enam. Hasil itu membuat catatan tanding Marquez, kini 39 tahun, menjadi 55 kali menang (40 KO), 6 kali kalah, dan 1 kali imbang. Sedangkan Pacquiao yang berusia 33 tahun kini memiliki catatan 54 kali menang (38 KO), 5 kali kalah (3 KO), dan 2 kali imbang.

Pertarungan Manny Pacquiao dengan Timothy Bradley bisa jadi tak akan berakhir dengan keputusan kontroversial di atas ring. WBO mengonfirmasi kalau mereka akan menginvestigasi laga tersebut. Akhir pekan kemarin Pacquiao kehilangan sabuk juara WBO miliknya saat menghadapi petinju Amerika Serikat, Timothy Bradley. Dalam laga sengit sepanjang 12 ronde, petinju asal Filipina itu dinyatakan kalah split decision.

Hakim Duane Ford dan C.J. Ross memberikan poin 113-115 untuk Bradley. Sementara Jerry Roth jadi satu-satunya yang memberi kemenangan buat Pacman dengan poin 115-113. Hasil tersebut mengejutkan banyak pihak, karena meski dapat perlawanan ketat, Pacquiao dianggap masih lebih unggul. “Publik yang menyaksikan pertandingan tersebut kecewa, dan kami butuh kejelasan di sini. Kami butuh mereka yang bertanggung jawab melakukan investigasi, untuk melihat apa yang terjadi, kenapa hakimnya bisa sangat salah,” seru Bob Arum, presiden Top Rank, promotor pertarungan tersebut.

“Apakah ada bisnis tersembunyi yang terjadi? Atau tidak ada bisnis tersembunyi? Apakah mereka saling melakukan pembicaraan. Kami butuh kejelasan dan publik menginginkan itu,” lanjut dia seperti dikutip dari Associated Press. WBO tidak tinggal diam dengan tekanan yang datang. Dalam pernyataan yang dilontarkan presidennya, Francisco ”Paco” Valcarcel, organisasi tinju dunia itu menegaskan kalau akan dilakukan investigasi terhadap jalannya pertandingan.

Komite Kejuraan WBO akan menonton ulang pertandingan Pacman dengan Bradley bersama ‘lima hakim tinju ternama’ untuk nantinya memberikan rekomendasi. Meski demikian, Paco Valcarcel tetap menekankan kalau pihaknya sama sekali tidak meragukan kemampuan hakim pertandingan. “(Hasil pertandingan) itu membuat tinju berada dalam sorotan yang buruk. Saya menunggu untuk dilakukan upaya pencegahan kerusakan (terhadap olahraga tinju), dan satu-satunya cara adalah dengan melakukan investigasi secara lengkap,” lanjut Arum. Secara resmi Arum sudah mengajukan permintaan pada Kejaksaan Nevada untuk melakukan penyelidikan terkait pertarungan tersebut. Bukan itu saja, seorang anggota senat dari Nevada juga telah meminta dilakukan investigasi terhadap pertarungan itu.

Legenda tinju Mike Tyson tampil dalam acara timbang badan Manny Pacquiao dan Juan Manuel Marquez, Jumat (7/12) yang ditandai perang suara antara pendukung kedua petinju. Ratusan pendukung petinju Filipina Manny Pacquiao gagal mengimbangi suara ribuan pendukung petinju Meksiko, Juan Manuel Marquez. Kedua petinju bertemu dalam acara timbang badan, Jumat (7/12) menjelang pertarungan keempat mereka pada Sabtu (8/12) ini.

Teriakan “Manny, Manny,” langsung tenggelam disapu teriakan, “Marquez, Marquez” dari sekitar 5000 pendukung Marquez yang mengibarkan bendera Meksiko. Pacquiao sendiri yakin menang dalam pertarungan yang akan berlangsung di MGM Grand Arena tersebut. “Saya senang dapat membawa kebanggaan kepada negara saya di dunia tinju,” kata Pacquiao.

Pacquiao memiliki rekor bertarung 54-4-2 dengan 38 KO. Ia akan menghadapi Marquez dengan rekor 54-6-1 dengan 39 KO. Keduanya telah tiga kali bertemu dengan dua kemenangan buat Pacquiao dan satu berakhir draw. Marquez sendiri menyebut hakim bertindak berat sebelah dalam pertarungan sebelumnya, padahal seharusnya ia menang dalam tiga pertarungan tersebut. “Para penggemar akan melihat siapa yang sebenarnya terbaik.”

Manny Pacquiao menyatakan faktor terlalu percaya diri yang membuatnya harus kalah KO di ronde ke-6 dari Juan Manuel Marquez. Kedua petinju bertarung dalam laga di MGM Arena Las Vegas yang disiarkan langsung RCTI minggu siang ini (9/12/2012). Pacman, julukan Pacquiao tersungkur di ronde ke-6.

“Saya pikir saya telah mendapatkannya,” ujar Pacman ketika diwawancarai setelah pertandingan.

“Saya sangat ceroboh.”

“Saya sangat percaya diri.”

“Ini adalah pertarungan yang baik saya terlalu percaya diri.. Saya pikir saya mendapatkannya.”

Sementara itu Marquez menyatakan dirinya memaksimalkan peluang yang terbuka. “Kami tahu ia akan keluar agresif. Kami memanfaatkan hal itu.. Saya tahu itu adalah pertarungan yang sulit tetapi tidak mustahil untuk menang.” “Kami harus menggunakan teknik dan keterampilan dan tidak membiarkan Manny berkembang karena ia biasa melakukan itu.” Hasil tersebut membuat Pacman kalah sekali, draw sekali dan menang dua kali dari Marquez.

Juan Manuel Marquez akhirnya berhasil menuntaskan dendamnya dengan menjatuhkan Manny Pacquiao dengan TKO di ronde ke-6. Dalam pertarungan di MGM Arena Las Vegas yang disiarkan langsung RCTI, kedua petinju tak banyak jual beli pukulan di ronde pertama. Di ronde kedua Pacquiao yang pertama mendarat kombinasi yang layak. Namun di Ronde ketiga justru straight kanan Marquez membuat Pacman mencium kanvas.

Di ronde keempat dan kelima, darah segar mulai memercik dari wajah kedua petinju. Marquez masih unggul angka. Di ronde ke-enam, jual beli pukulan semakin intens dan di akhir ronde, jab kiri Pacman dibalas dengan straight kanan yang langsung membuat idola Filipina itu terjerembap tak bergerak. Dan Marquez pun menang TKO.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s